Januari 07, 2017

Inilah Beberapa Perampok Legendaris Yang Ada Di Indonesia.


AGEN BOLA - Akhir-akhir ditahun 2016 telah membuat kita semua terkejut dengan peristiwa perampokan yang amat sadis. kejadian perampokan yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2016 di Pulomas memang amat sangat kejam. dari 11 orang hanya 5 orang yang selamat namun luka parah.

Bukan hanya kali ini saja terjadi perampokkan sadis di Indonesia, Namun di tahun-tahun sebelumnya juga terjadi perampokan sadis atau bisa dikatakan dengan Perampok Legendaris di Indonesia kita yang tercinta ini. Maka Dari itu, Kami akan menuturkan beberapa perampok legendaris yang pernah terjadi di Indonesia.

Berikut Ada Beberapa Perampok Legendaris Di Indonesia.

- Kusni Kasdut


Kusni Kasdut Lahir di Blitar pada tahun 1929. Dimasa Revolusi, Ia kerap merampok orang-orang tionghoa. Kusni juga pernah menjadi bagian dari tentara Heiho di masa penjajahan penduduk jepang pada tahun 1942 hingga 1945.

Kusni juga menjadi Pelaku saat dirinya merampok dan membunuh Ali Badjened pada 11 agustus 1953, Serta merampok 11 butir Berlian di Museum Nasional pada tanggal 31 Mei 1961. Namun Akhirnya Perjalanan dari Kusni harus berhenti di tahanan. Kusni Dieksekusi pada tanggal 16 Februari 1980.

- Henky Tupanwael


Henky Tupanwael lahir di Kota Ende, Flores, 17 Agustus 1932. Dirinya pernah melakukan perampokan di Banj Ekonomi Nasional Bandung pada tahun 1957. Henky sempat dipenjara Namun Ia berhasil kabur dari rumah tahanan Banceuy, Bandung pada tahun 1963.

Setelah berhasil kabur dari rumah tahanan, Ia kembali berulah lagi dengan merampok Salah satu hakim di Bandung serta merampok uang dari Bank Nusantara sejumlah Rp 21 juta. Namun pada akhirnya Ia kembali ditahan dan Dieksekusi pada 5 Januari 1980.

- Mat Peci


Mat Peci lahir di Leles, Garut, 1943. Mat Pernah beberapa kali merampok disekitar wilayah Bandung pada tahun 1970-an, Namun perjalanan Mat tidak begitu bagus. Pada tahun 1978 Mat Berhasil dilumpuhkan oleh pihak berwajib dengan cara ditembak, alhasil Mat Tewas ditembak Polisi di Stasiun Kereta Api Leles.

Namun kisah perjalanan dari Mat Peci diceritakan dalam sebuah Film yang berjudul ' Mat peci ' yang diperankan oleh aktor Rachmat Hidayat.

- Johny Sembiring

Johny Sembiring adalah salah satu Penjahat serta perampok yang cukup sadis. sebab senjata yang dilakukan untuk merampok adalah senjati api. Johny juga berperan sebagai Konseptor atau leader dari peristiwa perampokan yang dilakukan.

Johny juga pernah bekerja sebagai Debt Collector di Jakarta pada tahun 1990-an. pada tahun 1994, tepatnya pada tanggal 19 Agustus 1994, Johny ditemukan sudah tidak bernafas ( Mayat ) di Cariu, Bogor. Hingga saat ini, Publik belum tahu siapa dibalik kejadian tersebut.

- Johny Indo


Nama Asli Johny Indo adalah Johanes Hubertus Eijkenboom namun lebih dikenal dengan nama Johny Indo. Lahir pada 6 November 1948 di Garut. Johny pernah merampok salah satu toko emas dijakarta. tidak tanggung-tanggung, Total rampokannya di toko emas tersebut seberat 120 Kilogram Emas.

Setelah kejadian perampokan toko emas, tidak lama berselang, Johny ditangkap oleh pihak berwajib di Sukabumi pada tahun 1979 dan Ia ditahan di Nusakambangan jawa tengah. Hanya dua tahun dipenjara, Johny berhasil kabur dari Rumah tahanan pada tahun 1981. Namun johny hanya bisa bertahan 12 hari saja setelah melarikan diri ke hutan.

Setelah bebas, Kisah hidup dari Johny Indo akhirnya difilmkan pada tahun 1987, Dan hingga tahun 1991, johny telah berhasil membintangi beberapa Film lainnya. Dan sekarang Ia menjadi dai.

- Slamet Gundul


Slamet Gundul yang bernama asli Supriadi alias slamet santoso atau Samsul Gunawan adalah Perampok Spesialis Bank. Slamet hanya akan merampok jika hasilnya benar-benar besar. selama hidupnya, Slamet sudah berhasil merampok puluhan bank yang berada dijakarta pada tahun 1987, Serta pernah merampok Bank di jawa Tengah pada tahun 1989.

Slamet bukan hanya jago dalam merampok, Namun juga jago dalam melarikan diri saat komplotannya melakukan aksi perampokan. tapi pada tahun 1991, Slamet berhasil ditangkap oleh Polisi.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Klasemen